Mengatasi Sakit Maag Tanpa Minum Obat, Apakah Bisa ?

Maag memang salah satu penyakit yang sering kali kambuh dan tidak mengenal waktu bahkan saat bekerja pun tak luput dari penyakit ini. Kebanyakan orang saat mengalami penyakit yang menyerang lambung tersebut akan langsung mengandalkan obat-obatan untuk meredakannya.

Namun, sebuah penelitian baru-baru ini telah mengklaim bahwa sering mengonsumsi obat maag proton pump inhibitor atau disingkat PPI seperti pantoprazole atau rabeprazole untuk mengurangi produksi asam lambung, berpotensi meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal. Nah, untuk menghindari itu, bisakah maag diatasi tanpa melulu menggunakan obat?

Menurut dokter umum dari RS Permata Depok, dr Kevin William Hutomo, maag bisa diatasi tanpa obat dengan cara mengatur pola jam makan secara teratur sehingga membiasakan lambung mengeluarkan asam lambung yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan yang dimakan di jam yang sama setiap harinya.

“Biasakan sarapan, makan siang, dan makan malam di waktu yang sama, agar saat asam lambung dikeluarkan ada makanan yang diproses oleh lambung,” ujar dr Kevin.

Hal ini, lanjut dr Kevin, mencegah asam lambung menjadi gas saat tidak adanya makanan yang diproses di lambung. Sebab gas di dalam lambung tersebut akan menekan kubah lambung dan menyebabkan rasa sesak ataupun tidak nyaman di daerah ulu hati.

Nah, berikut ini adalah makanan atau minuman yang direkomendasikan dr Kevin untuk meredakan sakit maag tanpa harus mengonsumsi obat generik :

1. Kentang rebus

Kentang rebus dikatakan dr Kevin bersifat alkali yang dapat menetralisir asam lambung sebelum makan makanan lain.

2. Brokoli

Merupakan sumber kalium, sulfur, serta vitamin C yang baik bagi penderita penyakit maag kronis. Sayuran dari bahan sayur mayur tak berserat dan tidak menimbulkan gas lainnya adalah labu kuning, labu siam, dan wortel.

3. Bubur Ayam

Saat sakit maag, imbuh dr Kevin, makanan lunak seperti bubur amat berguna untuk meringankan rasa sakit.

4. Buah-buahan

dr Kevin mengatakan buah-buahan juga bermanfaat dapat mengurangi penumpukan zat asam lambung. Buah-buahan seperti pisang, melon, pepaya, dan tomat mengandung kalium yang baik untuk menyeimbangkan pH (derajat asam) dalam lambung.

5. Permen

Menurut dr Kevin, aktivitas mengunyah seperti mengunyah permen bisa merangsang produksi air liur yang bersifat basa, sehingga mampu menetralisir asam lambung.

“Jangan makan permen karet karena manfaatnya bisa kebalikannya. Kekenyalan menyebabkan produksi asam lambung meningkat berlebih,” pesan dr Kevin.

Penyakit Maag tidak hanya mengganggu aktivitas, tapi juga kesehatan secara keseluruhan akibat terganggunya pencernaan dan asupan nutrisi. Oleh sebab itu, Anda harus menjaga kesehatan lambung dengan lebih memerhatikan gaya hidup dan pola makan. Jika mengalami gejala gangguan lambung seperti Maag, maka segera konsultasikan pada spesialis lambung untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *